Pendahuluan
Latar Belakang
makalah ini saya tujukan khususnya untuk masyarakat dan pemerintah yang sangat
berperan dalam menjaga kebersihan pada lingkungan sekitar. adanya sampah bukan
lagi menjadi masalah baru bagi masyarakat indonesia, kurangnya kesadaran
masyarakat dan fasilitas pemerintah yang tidak memadai menyebabkan sampah
melimpah ruah di jalan jalan atau di tempat tempat yang bukan untuk sampah.
pencemaran semakin merajalela apabila kita sebagai masyarakat tidak ikut serta
dalam membenahi masalah sampah ini.
Rumusan Masalah
mungkin di sebagian tempat sudah ada fasilitas yang memudahkan warga untuk membuang sampah atau mengolahnya jadi barang yang berguna, adanya truk sampah yang mengangkut sampah tiap harinya dapat membuat tempat sampah di perumahan perumahan tidak tertimbun. bagaimana apa bila rumah kita di dalam gang yang sempit? mobil pun tidak muat untuk masuk kedalam gang, apalagi truk sampah?.,Dalam makalah ini akan dibahas selanjutnya mengenai permasalahan :
mungkin di sebagian tempat sudah ada fasilitas yang memudahkan warga untuk membuang sampah atau mengolahnya jadi barang yang berguna, adanya truk sampah yang mengangkut sampah tiap harinya dapat membuat tempat sampah di perumahan perumahan tidak tertimbun. bagaimana apa bila rumah kita di dalam gang yang sempit? mobil pun tidak muat untuk masuk kedalam gang, apalagi truk sampah?.,Dalam makalah ini akan dibahas selanjutnya mengenai permasalahan :
1. mengapa warga gang kosasih
membakar atau membuang sampahnya ke sungai?
2. apa langkah yang di ambil warga gang kosasih untuk menaggulangi sampah di gang kosasih?
3. apa dampak yang timbul apabila warga tidak sadar akan pentingnya menjaga lingkungan?
4. apa pendapat pemerintah sekitar tentang fenomena ini?
2. apa langkah yang di ambil warga gang kosasih untuk menaggulangi sampah di gang kosasih?
3. apa dampak yang timbul apabila warga tidak sadar akan pentingnya menjaga lingkungan?
4. apa pendapat pemerintah sekitar tentang fenomena ini?
Tujuan Penulisan
1. Mengetahui mengapa warga gang kosasih membakar atau membuang sampah ke sungai.
2. Mengetahui apa langkah yang di ambil warga gang kosasih untuk menaggulangi sampah di gang kosasih?
3. Mengetahui apa dampak yang timbul apabila warga tidak sadar akan pentingnya menjaga lingkungan?
4. Mengetahui apa pendapat pemerintah sekitar tentang fenomena ini?
1. Mengetahui mengapa warga gang kosasih membakar atau membuang sampah ke sungai.
2. Mengetahui apa langkah yang di ambil warga gang kosasih untuk menaggulangi sampah di gang kosasih?
3. Mengetahui apa dampak yang timbul apabila warga tidak sadar akan pentingnya menjaga lingkungan?
4. Mengetahui apa pendapat pemerintah sekitar tentang fenomena ini?
ISI
Kebiasaan membuang sampah di gang
kosasih
Pasti kita semua tidak asing dengan
istilah sampah, bukan hanya di gang kosasih saja mungkin di lingkungan kalian
juga banyak terdampar sampah sampah berserakan, atau mungkin salah satu yang
membuang sampah itu anda. Sampah merupakan salah satu permasalahan terbesar di Negara
kita ini. Bagaimana tidak, kesadar masyarakat kita masih kecil untuk sekedar
membawa sampah ke tempat sampah saja sangat berat sekali, di tambah lagi
keberadaan tempat sampah yang langka menyebabkan kita semakin malas untuk membuang
sampah pada tempatnya.
Namun untuk saat ini Alhamdulillah sudah
ada gerakan pemerintah dalam menangani masalah sampah, seperti di sediakan
tempat sampah yang banyak, di berikannya sepanduk sepanduk agar tidak membuang
sampah sembarangan, menyediakan truk sampah yang mengangkut sampah sampah
apabila di tempat pembuangan sampah sudah penuh, juga memberikan hukuman
apabila ada pelanggaran pembuangan sampah sembarangan.
Di gang kosasih gunung batu, tampat
saya tinggal tidak ada fasilitas dari pemerintah untuk menanggulangi sampah,
bukan karna tidak bagusya pemerintahan di kota bogor, namun karna gang kosasih
ini tidak ada akses jalan yang luas untuk membuat fasilitas fasilitas untuk
menanggulangi masalah sampah. oleh karna itu masyarakatlah yang harus
berinisiatif menangani masalah sampah di gang ini. Salah satu inisiatif warga
adalah dengan cara membakar sampah.
Awalnya hanya gundukan kecil sampah,
sampai masyarakat mengira bahwa itulah tepat sampah rumah tangga di kumpulkan,
makin menumpuknya sampah membuat tempat tinggal tidak nyaman dan memutuskan
untuk membakarnya. Bahkan ada sebagian warga yang rumahnya lebih dekat ke
sungai lebih memilih membuang sampahnya kesungai
Dampak membakaran sampah
Tentunya, masyarakat
sudah sering melihat adanya asap yang membumbung hasil dari pembakaran sampah.
Entah itu di lingkungan rumah warga atau di pekarangan sendiri. Sampah yang
dibakar dapat berupa apa pun, mulai dari plastik, sampah rumah tangga, atau
kayu. Mudah dan cepat. Selain itu, orang-orang juga berpikir bekas pembakaran
dapat dijadikan pupuk alami.
Namun, pembakaran
sampah bukanlah hal yang sepele. Meski banyak orang memilih langkah ini, cara
tersebut nyatanya sama sekali bukan hal yang benar. Tak hanya menghasilkan
kabut asap yang bisa mengurangi jarak pandang dan kenyamanan, membakar sampah
juga memiliki dampak yang sangat buruk untuk lingkungan dan kesehatan.
Semua racun hasil
pembakaran sampah akan disebar ke atmosphere lalu dihirup secara terus
menerus oleh semua mahkluk hidup. Tak hanya itu, racun tersebut juga akan
mengendap dalam tanah dan akhirnya bisa memasuki rantai makanan. Dampaknya
mungkin tak langsung terlihat, tetapi berbagai zat beracun itu bisa saja sudah
mulai memengaruhi tubuh yang akhirnya menimbulkan suatu penyakit. Jadi,
haruskah kita mengatasi sampah dengan cara yang justru membahayakan
kelangsungan hidup diri sendiri dan generasi masa depan?
Pendapat masyarakat
sekitar
Menurut masyarakat
yang saya tanyai tentang masalah ini kebanyakan menjawab “mau bagaimana lagi”
yang mencerminkan bahwa tidak ada jalan lagi untuk menanggulangi masalah sampah
di daerah sini. Sempat saya mewawancarai ayah saya sendiri selaku masyarakat
beliau berkata bahwa “ini adalah jalan satu satunya yg bisa dilakukan untuk
masalah sampah” dan sempat juga saya menanyakan kepada pak beben selaku ketua
rt.01 bahwa memang benar ini adalah salah satu jalan untuk menanggulangi sampah
, namun ini bukan satu satunya, karna ada lagi jalan selain ini yaitu kerja
bakti, namun tetap saja pada akirnya sampah sampah dibakar.
Penutup
KesimpulanKebiasaan membuang sampah di masyarakat sudah merajalela, namun di antara itu semua kita harus menjadi salah satu masyarakat yang paham akan pentingnya menjaga lingkungan. Bukan karna adanya uu tentang membuang sampah tapi harus ada terbesit rasa cinta terhadap bumi kita agar tidak mencemari lingkungan. Masalah di gang rumah saya ini mungkin bukan satu satunya, mungkin di kalangan rumah anda juga masih ada contoh masalah social seperti ini. Kita harus membuang sampah pada tempat yang telah di sediakan, dan apabila tempatnya pemerintah belum menyediakan, kita lah yang harus menyediakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar